Warung Legendaris Senerek Mbah Atmo Dilalap Si Jago Merah
JPKP News, Magelang - (5/1/23) Telah terjadi kebakaran di Warung Senerek Mbah Atmo Milik Ibu Suwartinah (90) Warga Jendralan, Magelang. Tepatnya di Jalan Mangkubumi, Cacaban, Kota magelang.
Menurut saksi sekaligus pegawai yang bernama Ibu Suryati (45) Warga Jambon dan Ibu Nur (34) Warga Borobudur, Seperti rutinitas sekitar pukul 03.00 WIB mereka selalu memasak menggunakan kayu bakar untuk dihidangkan pada pagi harinya.Setelah selesai memasak Ibu Suryati (32) dan Ibu Nur (34) bergegas untuk bergantian mandi tanpa memastikan api yang belum padam.
Setelah salah satu dari mereka selesai mandi seketika melihat sekumpulan asap dan buyi pletikan yang berasal dari dapur, Setelah di cek mereka langsung panik ketika melihat sudah ada api yang membesar hingga atap bersamaan dengan kepulan asap tebal.
Lalu mereka berinisiatif untuk memadampkan api dengan alat seadanya namun bukanya padam api itu malah semakin membesar,Sotak mereka berlarian keluar untuk meminta pertolonga.
Lalu mereka berinisiatif untuk memadampkan api dengan alat seadanya namun bukanya padam api itu malah semakin membesar,Sotak mereka berlarian keluar untuk meminta pertolonga.
Tepat di depan warung makan ini terdapat Ibu Atun (60) Warga Sukorini,Cacaban,Magelang yang mempunyai anak bernama Mas Oki (32)
Warga Sukorini Cacaban Magelang yang bertugas di pemadam kebakaran kota magelang, Karena lokasi kebakaran sangat dekat dengan kantor pemadam kebakaran dalam waktu singkat datang ke lokasi membawa 2 peluncur air, 2 unit mobil penembak , dan 2 unit mobil tanker dengan jumlah personil 14 orang dalam kurun waktu 30 menit api sudah berhasil dipadamkan.
Sejumlah aparat pun juga turut hadir di lokasi termasuk Kapolsen AKP Iwan. untuk meninjau dan juga menganalisa penyebab kebakaran didampingi sejumlah para relawan
Menurut AKP Iwan selaku kapolsek Magelang Tengah menuturkan bahwa " Gak ada hubunganya dengan listrik karena lampu lampu juga masih normal dan hidup, diperkirakan tungku yang penuh kayu yang masih hidup ditinggalkan begitu saja , dan untuk kerugian ditsfsir kursng lebih 1000 Juta "
Namung pemilik dan para keluarga sudah iklas dan menganggap ini adalah cobaan.
Magelang , Kamis 05 2020
Narasumber : Abrian Tamtama



Komentar
Posting Komentar